enkei.id

Iklan

Ukuran Piston Motor – Piston atau sering disebut piston adalah salah satu komponen terpenting dalam mesin kendaraan bermotor. Komponen ini berfungsi untuk mengatur volume silinder sehingga sangat berpengaruh terhadap kinerja sepeda motor.

Cara kerja piston cukup rumit. Namun secara umum, piston bergerak naik turun di dalam silinder berlubang untuk menghasilkan energi kinetik. Energi yang dihasilkan oleh piston akan diproses kembali oleh Noken-as bersama dengan katup motor sehingga menghasilkan tenaga mesin.

Piston sering dimodifikasi untuk menghasilkan lebih banyak daya. Modifikasi ini sering disebut sebagai bore-up. Biasaya piston akan diganti dengan piston baru yang memiliki bobot lebih ringan dan ukuran lebih besar sehingga tenaga pemintalan semakin besar.

Sebenarnya modifikasi piston cukup berbahaya. Jika salah, maka mesin bisa rusak. Bahkan, seringkali motor harus berulang kali turun mesin jika salah memilih diameter piston. Untuk menghindari masalah ini, kami menyarankan Anda terus menggunakan piston standar.

Beberapa orang mungkin merasa tidak puas dengan performa sepeda motornya sehingga putus asa untuk memperbesar piston. Sebenarnya tidak apa-apa untuk melakukan modifikasi pada piston, selama Anda tahu cara yang benar untuk memperbesar piston.

Cara Membesar-besarkan Piston

Mobil Piston Motor Kebesaran

Kebesaran piston harus dilakukan secara bertahap. Tetapi sebelum itu kita harus terlebih dahulu mengetahui diameter piston standar, sesuai dengan motor yang kita miliki. Sekarang diameter standar dapat dikatakan sebagai oversize 0.

Sebagai contoh, Honda PCX 150 memiliki diameter piston 58 mm. Itu berarti PCX Honda memiliki oversize 0 x 58 mm. Sekarang jika piston akan kebesaran menjadi lebih besar, maka Anda harus terlebih dahulu kebesaran 0,25 mm

Oversize 0,25 mm sama dengan menambahkan ukuran piston 0,25 mm. Akibatnya diameter piston akan berubah menjadi 58,25 mm. Jika Anda ingin menjadi lebih besar, Anda juga dapat memperbesar hingga 0,50 mm, 1 mm, 1,25 mm, 1,5 mm, 1,75 mm dan 2 mm.

Mengubah ukuran piston motor yang besar harus dimulai dari yang kecil terlebih dahulu, kemudian meningkat jika terasa kurang. Untuk detail lebih lanjut tentang motor piston besar, silakan lihat di bawah.

Kebesaran 0: 0,00 (bawaan pabrik). Kebesaran 25: 0,25 Kebesaran 50: 0,50 Kebesaran 100: 1 mm Kebesaran 125: 1,25 mm Kebesaran 150: 1,5 mm Kebesaran 175: 1,75 mm Kebesaran 200: 2 mm

Sebelum memperbesar piston, pertama-tama kita harus mengetahui ukuran piston motor yang kita miliki. Setiap motor juga memiliki ukuran piston yang berbeda, jadi Anda harus mengetahuinya sehingga Anda tidak membuat kesalahan saat memperbesar piston.

Ukuran Piston Motor dan Diameter Pena Piston

Nah, sebelum membesar-besarkan piston, kita harus terlebih dahulu mengetahui ukuran piston motor standar yang dibuat oleh pabrikan. Setelah mencari tahu, kita hanya perlu oversize dari oversize 0 menjadi oversize 200.

Sebenarnya pabrikan hanya merekomendasikan oversize menjadi 100 atau hanya sebatas menambah ukuran piston motor 1 mm dari standar. Jika lebih dari itu, maka motor biasanya harus mengganti membosankan dan biayanya cukup mahal.

Beberapa jenis sepeda motor juga bisa kebesaran hingga 200. Misalnya, Yamaha Mio karbu yang notabene memiliki membosankan lebih tebal daripada sepeda motor standar. Meski begitu, ada baiknya kita tidak memaksakan piston yang terlalu besar sehingga mesin tetap optimal.

Bagi Anda yang yakin untuk memperbesar piston motor, silakan lihat daftar ukuran piston motor untuk output sepeda motor Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Sekarang untuk mengetahui ukuran diameternya silakan lihat di bawah.

1. Ukuran Piston Motor Yamaha

Jenis motor

Diameter Piston

Diameter pena

All New Yamaha NMAX58 mm Piston – Yamaha Aerox58 mm Piston – Yamaha Lexi52 mm Piston – Yamaha FreeGo52.4 mm Piston – Yamaha Fino52.4 mm Piston – Yamaha Mio Z52.4 mm Piston – Yamaha Mio M352.4 mm Piston – Yamaha XMAX70 Piston mm – Yamaha XSR 1.555 mm Piston – Yamaha R1558 mm Piston – Yamaha Vixion R58 mm Piston – Yamaha MT-2560 mm Piston – Yamaha R-2560 mm Piston – Yamaha Soul GT52.4 mm Piston – Yamaha MX King 15057 mm Piston – Yamaha Piston Jupiter MX 15057 mm – Yamaha Crypton49 mm13 Piston Yamaha Piston Vega49 mm13 mm New Vega R51 mm13 mm Piston Yamaha Vega ZR50 mm13 mm Piston Yamaha Vega RR50 mm13 Yamaha Yamaha Piston 49 mm13 mm Yamaha Piston Jupiter Z51 mm13 mm New Piston Jupiter Z50 mm13 mm Yamaha Piston Jupiter Z150 mm13 mm MX54 mm14 mm Yamaha Piston Nouvo50 mm15 mm Yamaha Mio Sporty Piston 50 mm15 mm Mio Smille Piston 50 mm15 mm Yamaha Mio J50 mm13 mm Piston Yamaha Mio GT50 mm13 Piston Yamaha Lexam50 mm15 mm Piston Yamaha Lexam50 mm15 mm Piston Y amaha RX Special54 mm – Yamaha Piston RX king58 mm – Yam aha Piston RX Z56 mm – Yamaha Piston Vixion57 mm Yamaha Scorpio70 mm Piston Yamaha Byson58 mm Piston –

2. Ukuran Sepeda Motor Honda

Jenis motor

Diameter Piston

Diameter pena

Kalahkan Honda Piston 202047 mm – Piston Honda Genio 47 mm – Piston Honda ADV 15057,3 mm – Piston Honda PCX 15057,3 mm – Piston Honda Forza 25068 mm – Piston Honda CRF 150L57,3 mm – Piston Honda – Piston CBR250RR62 mm – Piston Honda – Honda Monkey52 Piston, 4 mm – Honda Piston CRF250 Rally76 mm – Honda Prima Piston 47 mm13 Honda P7047 mm13 mm Piston Honda Prima50 mm13 mm Piston Honda Grand50 mm13 mm Piston Honda Legend50 mm13 mm Piston Honda Supra 10050 mm13 mm Piston Honda Supra Fit50 mm13 mm Honda Blade50 mm13 mm Honda Kirana Piston 52.4 mm13 mm Honda Karisma Piston 52,4 mm13 mm Honda CS158 mm13 mm Piston Honda Beat karbu50 mm13 mm Honda Beat Piston Honda mm50 mm Honda Scoopy50 mm13 mm Piston Honda Spacy50 mm13 mm Piston Vario 110 Karbu50 mm13 mm Piston Honda Beat karbu50 mm13 mm Honda Vario 15057.3 mm14 mm Honda PCX 12552.4 mm13 mm Piston Honda CB 10050.5 mm14 mm Honda CB 12556.5 mm13 mm Piston Honda CB 2 Piston 0055.5 mm15 mmDari Honda GL 10052 mm15 mmDari Honda GL max56.5 mm15 mmPort Honda megapro63.5 mm15 m mPorto megapro57,3 mm14 mmPorton Honda Verza57,3 mm14 mmPorton Honda Tiger63,5 mm15 mmPorton Honda CB150R63.5 mm15 mmPort Honda CBR150R63, 5 mm15 mm Honda CBR250R76 mm piston – Honda NSR 15059 mm piston – Honda

3. Ukuran Sepeda Motor Suzuki

Jenis motor

Diameter Piston

Diameter pena

Suzuki RC Piston 10052.5 mm – Suzuki Crytal Piston 54 mm – Suzuki Shogun Piston 11053.5 mm14 mm Suzuki Shogun Piston 12553.5 mm14 Suzuki Smash53.5 mm14 mm Piston Suzuki Titan51 mm Piston Suzuki Arashi53,5 mm14 mmPower Suzuki Satria FU62 mm16 mmPur Suzuki Piston Nex51 mm14 mm Suzuki Piston Lets51 mm14 mm Suzuki Piston Spin53,5 mm14 mm Suzuki Piston Skywave53,5 mm14 mm Suzuki Piston Skydrive53,5 mm14 mm Suzuki Hayate Piston 53,5 mm14 mm Suzuki Piston Suzuki Shelo53 mm14 mm Suzuki Piston Suzuki Shooter51 mm14 mm Suzuki Piston Inazuma53. 5 mm-Piston Thunder 12557 mm14 mm Thunder 25072 mm–

4. Ukuran Piston Motor Kawasaki

Jenis motor

Diameter Piston

Diameter pena

Kawasaki Piston W175 Series65.5 mm – Kawasaki Piston W25066 mm – All New Kawasaki Ninja 25062 mm – Kawasaki Nina 250SL72 mm Piston – Kawasaki Piston KLX 23067 mm13 mm Kawasaki Piston KLX230R67 mm13 mm Kawasaki Piston Kawasaki Kaze R53 mm13 mm Kawasaki Piston Blitz R53 mm13 mm mm13 mmPower Kawasaki Edge53 mm13 mmPower Kawasaki ZX 13053 mm13 mmPower Kawasaki Athelete56 mm13 mmPower Kawasaki Ninja 15059 mm15 mmPower Kawasaki Ninja 25062 mm54 mmPower Kawasaki Piston KLX 15058 mm – Piston Kawasaki KLX 25072 mm – Piston Kawasaki D-Traker 15058 mm14 mm Kawasaki Piston KLX 15058 mm – Piston Kawasaki KLX 25072 mm – Piston Kawasaki D-Traker 15058 mm14 mm mmTenaga Kawasaki D-Traker X72 mm14 mm

Sekarang berbagai ukuran piston dimiliki oleh motor Yamaha, Honda, Suzuki, dan Kawasaki. Setiap jenis motor memiliki ukuran yang berbeda, jadi jangan heran jika energi yang dikeluarkan juga berbeda. Namun tidak selalu diameter ukuran piston yang lebih besar akan menghasilkan tenaga lebih besar. Karena tenaga mesin juga tergantung pada volume mesin silinder atau cc.

Setelah mengetahui ukuran piston motor, maka Anda tinggal memperbesar atau memodifikasi motor agar kinerjanya maksimal. Kami merekomendasikan untuk pergi ke bengkel yang berpengalaman sehingga Anda bisa mendapatkan hasil piston yang terlalu besar dan tepat. Demikian informasi tentang otomotifo.com kali ini, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi.

Leave a Reply