enkei.id

Iklan

SIM Untuk? – Ada beberapa jenis SIM atau SIM di Indonesia dengan fungsi yang berbeda. Sebut saja salah satunya adalah SIM A yang merupakan SIM untuk empat atau lebih kendaraan roda.

Kenali Apa itu SIM

SIM (Surat Ijin Mengemudi) adalah surat sebagai bukti registrasi serta identifikasi setiap orang dari kepolisian Republik Indonesia pada saat melewati persyaratan administrasi. Sehingga telah dianggap sehat secara fisik dan mental dan mengerti aturan lalu lintas.

Oleh karena itu surat diberikan dalam bentuk kartu mini seperti KTP (Kartu Identitas) sebagai tanda mendapatkan izin untuk mengendarai kendaraan. Untuk setiap jenis transportasi besar atau kecil memiliki berbagai jenis SIM.

Persyaratan umum dan minimum untuk pemegang SIM berusia 17 tahun. Jadi, jika pengendara tidak memiliki umur dan umurnya masih kurang, tentu saja tidak diperbolehkan mengendarainya atau bersiap untuk mendapatkan tiket jika Razia terjaring.

Jenis SIM di Indonesia

SIM ini memiliki beberapa jenis karena klasifikasi jenis kendaraan yang ada. Berdasarkan peraturan lama, ia memiliki 3 jenis, yaitu SIM A, B dan C saja. Namun, setelah menjalani pembaruan, jenis SIM juga meningkat.

Yaitu berdasarkan UU No. 22 tahun 2009 tentang SIM, bahwa untuk saat ini ada tambahan SIM D untuk para penyandang cacat. Sedangkan untuk tipe C dibagi menjadi 3, yaitu C, C1 dan C2 dengan fungsi masing-masing yang berbeda.

Jenis SIM A

Salah satu jenis SIM adalah A yang dibagi menjadi kelompok individu dan umum berdasarkan peraturan perundang-undangan. Sekaligus mengetahui SIM A ini untuk siapa pun yang menggunakannya dan jenis kendaraan apa.

1. SIM Pribadi A

Personal SIM A adalah salah satu jenis yang diklasifikasikan berdasarkan Pasal 80 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009. Pengelompokan ini juga didasarkan pada pengendara dan kapasitas kendaraan yang berarti jenis kendaraan itu sendiri.

Jika sesuai dengan peraturan, maka SIM A individu adalah kartu izin mengemudi kendaraan pribadi dengan kapasitas maksimum 3.500 kg kendaraan dan penumpangnya.

2. SIM A Umum

Kelompok kedua ini didasarkan pada pasal 82 UU No. 22 tahun 2009, di mana membedakan SIM A menjadi umum serta pengemudi dan penumpang yang berbeda. Perbedaannya hanya dalam hal untuk siapa kendaraan itu digunakan.

Yakni, kendaraan atau transportasi yang digunakan untuk keperluan umum dan muatannya dengan kapasitas lebih dari 3.500 kg. SIM ini umumnya untuk kendaraan roda dua dan sejenisnya dengan persyaratan usia minimum 17 tahun.

Siapa yang Bisa Menggunakan SIM?

Setelah mengetahui bagaimana SIM A dan tipenya, maka Anda juga perlu tahu siapa yang berhak dan mungkin memiliki lisensi yang satu ini. Diantaranya tentu saja harus memenuhi persyaratan registrasi administrasi.

Persyaratan ini juga telah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan pasal 77, 81 dan 83 UU No. 22 tahun 2009 tentang ketentuan memiliki SIM dan siapa yang memiliki hak untuk mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu. Jadi, SIM A untuk siapa yang berhak untuk memilikinya?

1. Ketentuan Individual A SIM

Jadi, persyaratan untuk bisa mendapatkan SIM A, termasuk yang harus Anda penuhi dalam bentuk kriteria dengan usia minimum 17 tahun dan sudah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk). Adapun administrasi, yang harus Anda lakukan adalah mengisi formulir dan sidik jari dan biasanya dibantu oleh petugas.

Kemudian, ada juga persyaratan kesehatan untuk calon pengemudi yang terdaftar, yaitu dia juga harus mendapatkan surat resmi dari dokter dan psikologis. Ini adalah bukti bahwa Anda secara fisik dan mental sehat untuk mengendarai kendaraan.

Selain itu, pasti akan ada ujian dalam bentuk teori, praktik, dan keterampilan yang akan dilakukan melalui simulator. Ini bertujuan untuk mengetahui seberapa mampunya kemampuan calon pengemudi hingga ia diizinkan memiliki SIM sendiri.

2. Ketentuan Umum SIM A

Jika Anda ingin mengajukan SIM A umum, berdasarkan pasal 83 UU No. 22 tahun 2009, harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan. Namun, ini berbeda dari mengelola SIM individu, karena bagian ini lebih sederhana.

Sebab, syaratnya baru berusia minimal 17 tahun, lulus ujian teori atau praktik selain memiliki SIM A pribadi selama minimal 12 bulan. Jadi, tidak perlu repot mengurus segala macam administrasi dan sejenisnya.

Kemudian, yang penting adalah bahwa sebelum mendaftar untuk SIM A umum, itu berarti bahwa Anda harus memiliki SIM A individu terlebih dahulu dan kemudian Anda akan diberikan izin untuk memiliki izin lebih lanjut. Ini karena jenis kendaraan yang digunakan juga lebih tinggi sehingga seseorang harus lebih mahir dalam hal itu.

Keuntungan Memiliki SIM Umum

Nah, selanjutnya adalah keuntungan jika seseorang sudah memiliki SIM A publik di mana surat itu akan berlaku untuk kendaraan yang seharusnya menggunakan jenis SIM individu A.

Tentu itu akan sangat menguntungkan karena untuk manajemen SIM sendiri memiliki masa berlaku dan perpanjangan yang harus diselesaikan secara administratif dengan biaya tambahan. Jadi, dengan memiliki SIM A publik, Anda hanya perlu mengurus salah satunya.

Jadi, jika Anda sudah merasa cukup tua dan mampu mengendarai kendaraan, maka Anda harus segera mengurus izin yang satu ini. Karena jika Anda melanggar aturan yang ada, ada hukuman atau hukuman bagi pelanggar.

Itulah hal yang perlu Anda ketahui tentang izin di Indonesia. Salah satunya adalah SIM A untuk kendaraan bermotor atau roda dua. Biasanya yang seperti ini adalah untuk mereka yang baru mulai tumbuh dan mulai mengendarai kendaraan.

Sekarang setelah mengetahui semua hal tentang SIM A, maka yang harus Anda lakukan adalah membuatnya. Sekian informasi otomotifo.com pada kesempatan ini, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi.

FAQ Tentang SIM A

Jadi Untuk Apa SIM?

Dari informasi di atas dapat disimpulkan bahwa SIM A ditujukan untuk pengendara mobil, baik mobil pribadi maupun mobil umum.

Bagaimana cara membuat SIM?

Bagi mereka yang tidak tahu metode apa, silakan merujuk ke informasi berikut "Cara Membuat SIM A"

Berapa Biaya Kartu SIM?

Untuk membuat SIM A hanya biaya Rp. 120.000. Untuk lebih jelasnya, kami sarankan membaca artikel berikut "Biaya untuk Membuat SIM"

Berapa lama validitas SIM A?

Masa berlaku semua SIM adalah 5 tahun. Ini juga berlaku untuk SIM A.

Leave a Reply